
Teropongindonesianews.com
Manggarai Timur – Terjadi kerusakan selokan air persawahan di Kalang Kuma, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Juma’d(06/01/23).

Melalui Via telpon kepada Media Teropong Indonesia.News, Gaspar Banar Seorang Warga Desa Sangan Kalo, menceritakan Persoalan kerusakan selokan air di Desa Sangan kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.
Permasalahan selokan Air Desa Sangan Kalo memang menjadi masalah yang sangat parah dan meresahkan warga setempat, permasalahan tersebut berlangsung sejak lama, ada dua titik kerusakan yang sangat parah.
Karena lantai Dan dinding selokan putus Akibat Air yang terlalu Deras warga berinisiatif memperbaikinya secara suka rela, di katakan olehnya bahwa kerusakannya cukup panjang, hingga mencapai 27 meter, warga sedikit merasa kesulitan karena tanpa bantuan Pemerintah Desa setempat.
Demi memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Sangan kalo untuk bisa mengairi kembali persawahan mereka, pada hari juma’d (06/01/23), masyarakat Dusun paka dengan berbagai alat untuk membersihkan selokan dengan semangat bersama mewujudkan perbaikan selokan air yang sudah lama tidak diperhatikan.
Sumber dana yang untuk pembangunan selokan air sehingga masyarakat mengerjakannya dengan cara swadaya dan bergotong royong.
Gaspar Banar seorang warga dusun paka, Desa Sangan Kalo menyampaikan bahwa masalah selokan air kalang kuman di akibatkan tidak kuatnya campuran sehingga dinding selokan tersebut gampang rubuh.
Sebenarnya persawahan Gising kalang kuman, bisa dikerjakan Dua kali dalam satu tahun tapi dengan keadaan selokan yang tidak memadai untuk mengairi persawahan tersebut sehingga masyarakat pun berinisiatif untuk membuat dengan bambu dengan cara bergotong royong.
Masyarakat sangat kecewa dengan pihak pemerintah Desa maupun pemerintah Kabupaten, karena sejauh ini belum ada respon dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten Manggarai Timur.
Menurut Pengakuan warga setempat selokan tersebut suda pernah di pantau oleh tim dari kabupaten Manggarai Timur, untuk melihat kondisi selokan tersebut namun sampai saat ini belum ada realisasi dari Pemerintah daerah kabupaten Manggarai timur. “Semenjak itu kami berinisiatif untuk mengerjakannya secara swadaya tanpa bantuan sedikitpun dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa “, Jelas Gaspar
” Pemerintah Jangan datang melihat dengan kondisi mata tidak bagus dan jangan datang mendengar dengan kondisi telinga tuli, jujur kami sangat kecewa”, Tegas Gaspar.
Harapannya kepada pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Timur, Semoga pemerintah sadar dan bisa mendengarkan keluhan masyarakat Desa Sangan kalo, baik dari pemerintah Kabupaten, kecamatan dan pemerintah Desa.
“Dengan segala kekurangan kami berharap kepada pemerintah dengan hati yang baik agar bisa membantu untuk memperbaiki selokan air ini “, Tutup Gaspar. IRN









