
Teropongindonesianews.com
Bengkulu Utara, 4 Januari 2024 – Seorang warga Desa Lubuk Jale, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, bernama Muslim (65) dilaporkan hilang terseret arus Sungai Air Nakai pada Rabu (3/1/2024) sore.
Peristiwa itu terjadi saat korban pulang dari kebun dan hendak menyeberangi sungai. Saat itu, debit air sungai tiba-tiba meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Akibatnya, korban terseret arus dan menghilang.
Keluarga korban yang menunggu hingga sore hari tidak kunjung melihat korban pulang, akhirnya menyusul ke arah sungai.
Sesampainya di sana, keluarga korban melihat tongkat yang biasa digunakan korban menyeberangi sungai telah patah.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Warga Desa Lubuk Jale kemudian berbondong-bondong mencari korban di pinggiran sungai. Pencarian juga melibatkan masyarakat dari desa-desa di Kecamatan Kerkap dan Kecamatan Tanjung Agung Palik.
Pencarian dilakukan hingga malam hari, namun korban belum ditemukan. Pencarian kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada pagi harinya.
Pada Kamis (4/1/2024) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh warga, polisi, dan TNI di Sungai Air Nakai, tepatnya di belakang kuari Pak SG Desa Sengkuang, Kecamatan Tanjung Agung Palik.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa ke Desa Lubuk Jale untuk dimakamkan.
Kepala Desa Lubuk Jale,mengatakan bahwa pihaknya turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pencarian korban.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga korban. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pencarian korban,” katanya. Tarmizi







